Jumat, September 11, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 9

Vertical DigiMagz : WEPACK 2026 Gelar Pameran Kemasan Mesin Dan Bahan

0

Industri kemasan Asia Tenggara terus bergerak menuju era baru yang ditopang inovasi, teknologi, dan kebutuhan pasar yang semakin dinamis.

Momentum tersebut menjadi sorotan dalamWorld Expo of Packaging Industry Southeast Asia (WEPSEA) 2026yang resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta.

Berlangsung pada 27–29 Agustus 2026, ajang yang diselenggarakan RX (China) bekerja sama denganWorld Packaging Organisation(WPO) ini mempertemukan pelaku industri kemasan dari berbagai negara untuk mengeksplorasi teknologi terbaru, inovasi, serta peluang bisnis di pasar Asia Tenggara.

Dengan area pameran lebih dari 22.000 meter persegi, WEPSEA 2026 menghadirkan beragam segmen, mulai dari bahan baku, printing dan converting, mesin dan otomasi, material ramah lingkungan, hingga solusi aplikasi kemasan.
Vice President RX Greater China, Alex Wang, menegaskan WEPSEA 2026 menjadi ruang untuk menampilkan inovasi, memperluas jejaring bisnis, dan memperkuat kolaborasi industri kemasan di Indonesia dan ASEAN, dengan fokus pada AI, smart manufacturing, dan sustainable packaging.

WEPSEA 2026 menempatkan transformasi digital dan keberlanjutan sebagai dua penggerak utama masa depan industri kemasan. Pemanfaatan AI dan otomasi dibahas untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menekan biaya, sementara trendigital printing, ESG, danExtended Producer Responsibility(EPR) menjadi bagian dari agenda industri yang lebih luas.

Menghadirkan lebih dari 20 konferensi, forum, lokakarya, dan sesinetworking, WEPSEA 2026 turut menyorotipulp molded packagingsebagai alternatif kemasan plastik pangan. Inovasi ini menjawab tuntutan terhadap kemasan yang lebih berkelanjutan tanpa mengesampingkan standar keamanan pangan.

Agenda tersebut mempertemukan pemain kunci ekosistem pangan Indonesia — mulai dari GoFood, GrabFood, KFC Indonesia, McDonald’s Indonesia, HokBen, Richeese Factory, Kopi Kenangan, Charoen Pokphand Indonesia, Japfa, Indofood, Indomaret, dan Alfamart — bersama produsen kemasan lokal serta pemasok global.

Pertumbuhanfood deliverydan ritel modern turut mengubah ekspektasi terhadap kemasan: bukan sekadar pembungkus, tetapi harus fungsional, aman, tahan minyak dan panas, sekaligus berkelanjutan.

Dalam lanskap ini, molded fiber mengemuka sebagai alternatif plastik dengan tuntutan performa tinggi, bebas PFAS, efisien, dan sesuai standar keamanan pangan serta regulasi.
Tak hanya menampilkan inovasi, WEPSEA 2026 juga memperkuat konektivitas bisnis melalui business matching. Dengan target lebih dari 25.000qualified buyers, program targeted buyer invitations, one-on-one business matching, dan Targeted Attendee Program(TAP) dirancang mempertemukan pemasok dengan pemilik merek, pengambil keputusan, distributor, dan mitra bisnis potensial di kawasan.

Pada akhirnya, WEPSEA 2026 bukan sekadar etalase inovasi, melainkan simpul baru bagi ekosistem kemasan Asia Tenggara. Dengan mempertemukan teknologi, pelaku industri, dan peluang bisnis dalam satu platform, ajang ini membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub pertumbuhan industri kemasan di kawasan ASEAN. Industri kemasan kertas diproyeksikan akan terus tumbuh dan berkembang sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya permintaan terhadap kemasan berkelanjutan dan produk ramah lingkungan, terutama di sektor e-commerce, layanan pesan antar makanan, dan kemasan industri.

Seiring pesatnya pertumbuhan sektor-sektor tersebut, permintaan terhadap alat produksi jangka pendek serta teknologi pengolahan kotak karton gelombang dan karton lipat juga meningkat tajam.

Berdasarkan laporanFuture Market Insights, pasar kemasan kertas global diperkirakan akan mencapai US$62,1 miliar pada 2035, dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 4,1% sepanjang 2025–2035. Melihat potensi pasar yang besar dan pentingnya membangun kemitraan antara pelaku industri dalam dan luar negeri, RX Exhibition bersama Asosiasi Kotak Karton Gelombang Indonesia (AKKGI) — serta didukung sejumlah kementerian dan asosiasi industri — akan menyelenggarakan WEPACK Southeast Asia 2025, sebuah pameran berskala internasional yang menghadirkan ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor dalam rantai pasok industri kemasan.

Acara ini akan digelar selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Juli 2025, di Hall C3, JIExpo Kemayoran, Jakarta. WEPACK Southeast Asia merupakan pameran industri kemasan terdepan di kawasan yang menampilkan beragam inovasi, mulai dari sistem produksi, material, hingga teknologi pengolahan terkini.

Sejumlah negara akan berpartisipasi dalam ajang ini, termasuk Indonesia, Malaysia, Vietnam, Tiongkok, dan Thailand. Beberapa nama besar yang dijadwalkan tampil antara lain Mosca, Borregaard, Dongfang Precision, Fosber Group, Wonder, J.S. Corrugating Machinery, Bystar, Dinglong, dan Keshenglong.

Untuk pertama kalinya, WEPACK Southeast Asia akan berkolaborasi denganIndonesia International Paper Chain Industry Expo(Paper Chain Expo). Kolaborasi ini melahirkan sebuah platform komprehensif yang mengintegrasikan sektor hulu (industri kertas) dan hilir (industri kemasan), serta memperkuat peran kawasan sebagai pusat pertumbuhan industri berkelanjutan.
“Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan telah memainkan peran penting dalam industri pengemasan global, khususnya di segmen kertas, kemasan ramah lingkungan, dan pengemasan cerdas,” ujar Alex Wang,Vice President RX Greater China. “Kehadiran lebih dari 200 peserta dari berbagai negara mencerminkan tingginya antusiasme untuk bertemu dan bertukar wawasan industri.”

WEPACK Southeast Asia dan Paper Chain Expo bukan sekadar pameran, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan industri kemasan dan kertas yang berbasis teknologi dan berkelanjutan. Acara ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membuka peluang bisnis baru di Asia Tenggara.

Lebih dari 200 perusahaan yang bergerak di bidang mesin pengolahan kemasan, material, aplikasi, dan teknologi akan hadir dan menampilkan sistem pasokan terintegrasi — mulai dari bahan baku ramah lingkungan hingga aplikasi pengemasan lintas industri.

Melalui pameran ini, para pelaku usaha dapat membangun jejaring, memperluas kolaborasi, serta mendapatkan pembaruan informasi mengenai tren teknologi dan pasar terkini.

Selain itu, WEPACK Southeast Asia juga akan menjadi ajang promosi kolaborasi lintas negara, khususnya antara pasar Tiongkok dan negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Vietnam, Malaysia, dan Thailand.